Circle Gallery

Breaking News
recent

Review Flash YN 560 EX

Flash merupakan aksesoris yang penting untuk fotografi, terutama untuk portrait, event dan interior. Tapi pilihan flash dari merek kamera biasanya agak tinggi. Untungnya banyak flash buatan pihak ketiga yang harganya lebih terjangkau dengan spesifikasi yang beragam. Banyaknya tipe flash biasanya bikin calon pembeli bingung, termasuk saya hehe.
Baru-baru ini saya menemukan flash yang lumayan berguna bagi pengguna kamera DSLR Canon atau Nikon yang memiliki fitur wireless flash commander. Yaitu fitur yang memungkinkan flash yang terpasang di kamera untuk memicu flash ini yang diletakkan di luar kamera. Beberapa tahun yang lalu, yang flash yang bisa dikendalikan dengan metode ini hanya flash yang semerek dengan kamera saja.
Kamera DSLR yang memiliki fitur ini antara lain: Nikon D90, D7xxxx, D300s, D600, D700, D800, Canon 600D, 650D, 700D, 60D, dan yang lebih canggih lagi.
Tipe flash ini adalah Yongnuo 560 EX. Saat dipasang di kamera, flash ini hanya bisa diset manual, artinya kekuatan flash diatur kita sendiri. Sedangkan saat dilepas dari kamera dan mengunakan wireless flash trigger dari built-in flash kamera, flash ini bisa berlaku manual atau TTL (auto).
yn-560-ex-01

Kekuatan kamera ini cukup besar saat digunakan dengan kekuatan penuh (full power), hanya kalah 0.3 stop cahaya dari flash canggih. Secara desain, flash ini mirip dengan speedlite Canon 580EX sehingga ukurannya agak sedikit bongsor. Saat dipasang di kamera DSLR pemula, flash ini terlihat relatif besar. Kualitas bahan flash ini relatif bagus, termasuk tombol-tombolnya. Layar LCDnya cukup besar (sekitar 2.2 inci) dan terlihat modern, berikut juga angka-angka dan huruf di dalamnya. Ada lampu LED berwarna orange yang bisa kita hidupkan saat memotret di kondisi cahaya gelap.
Ada yang sedikit tidak biasa (bagi saya) yaitu warna lampu indikator flash kalau merah berarti siap/ready, sedangkan kalau hijau berarti masih recharge. Sebaiknya jangan memaksa untuk memotret saat lampu indikator belum merah.
Saat dipakai dengan kekuatan penuh, flash membutuhkan waktu 3-5 detik untuk siap kembali. Hal ini normal-normal saja, tapi bukan yang tercepat. Selain itu yang agak sedikit mengganggu saya adalah saat menyalakan flash, kita harus menekan tombol ON/OFF dan menunggu 2-3 detik sampai flash siap. Demikian juga saat mematikan flash.
Saat memakai flash ini sebaiknya jangan memakai kekuatan penuh dan memotret secara kontinyu dengan cepat, karena flash akan cepat panas dan bisa kemungkinan ada komponen yang terbakar. Beri waktu yang cukup bagi flash untuk recycle(recharge) sekitar 5-10 detik. Flash ini bukan untuk memotret aksi olahraga atau gerakan yang cepat. Lampu studio berkecepatan tinggi lebih cocok untuk fotografi aksi.
Flash  YN 560EX II ideal untuk foto portrait, still life, terutama saat dipakai dengan flash terpisah dari kamera (biasanya disebut teknik strobist). Karena harganya terjangkau, cocok untuk penggemar fotografi atau profesional yang ingin menekan harga investasi peralatan tanpa mengkompromikan kekuatan atau fitur terlalu banyak. Karena flash ini hanya manual saat dipasang di kamera, Flash ini tidak cocok untuk digunakan penggemar fotografi/masyarakat awam yang hanya bisa mengunakan fitur otomatis.
Setelah beberapa bulan pemakaian, plastik pintu baterai rusak sehingga tidak bisa menutup rapat, akhirnya saya membeli plastik pengganti pintu baterai baru. Silahkan baca masalah dan solusinya di tulisan ini jika Anda mengalami hal yang sama.

Kelebihan dan kekurangan Yongnuo 560 EX:

+ Harga sangat terjangkau
+ Kekuatan cukup besar
+ LCD besar, huruf dan angka besar dan jelas
+ Fungsi wireless flash compatible dengan Canon/Nikon
+ Ada fitur Slave dan juga multiflash/stroboscopic
+ Kepala bisa di zoom antara 24-105mm secara manual
+ Perlengkapan lengkap: bounce card & diffuser, pouch, kaki bebek
+ Ada bunyi indikator
– Saat dipasang di kamera tidak bisa TTL/auto
– Ukuran badan flash agak besar
– Tidak ada lampu inframerah untuk membantu autofokus
– Start-up & Shutdown flash lambat (2-3 detik)
– Pintu baterai rapuh, cepat rusak.
Fitur lain:
  • Dimensi: 60 x 73 x 190mm
  • Berat: 350 gram
  • Color temp: 5600K
  • 4 Baterai AAA
Mode manual saat dipasang diatas kamera. Kepala flash bisa dizoom dari 24-105mm secara manual. Pilih sesuai dengan jarak fokus lensa yang sedang digunakan.
Mode manual saat dipasang diatas kamera. Kepala flash bisa dizoom dari 24-105mm secara manual. Pilih sesuai dengan jarak fokus lensa yang sedang digunakan.
Mode wireless Canon. Tinggal pilih channel dan group
Mode wireless Canon. Tinggal pilih channel dan group
Mode wireless Nikon
Mode wireless Nikon – Kekuatan flash dapat ditentukan dari kamera DSLR Nikon yang compatible
j

j

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.